TEKS ESSAY
NARKOBA Merusak Generasi Bangsa
Semua istilah ini, baik "narkoba"
ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki
risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya
adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien
saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.Namun kini persepsi
itu disalah artikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang
semestinya.
Biasanya disebut juga “barang haram’. Memang barang
ini sangat diharamkan sekali peredarannya oleh Pemerinth. Kita mengetahui
sekarang banyak sekali penyelundupan baran-barang ini. Bahkan bandar-bandar
narkoba pun banyak. Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir
tak bisa dicegah.
Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba
dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja hal ini
bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir.
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering
dilakukan,
namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD
dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Hingga saat ini
upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak
adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan
mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba.
Ada banyak faktor yang menyebabkan remaja terjerumus ke hal-hal yang tidak
baik, karena saat remaja merupakan saat usia produktif yang membutuhkan
perhatian khusus, karena pada tahap ini, remaja akan mencari jati diri
dan cenderung masih bersifat labil. Pola pikir kaum remaja yang kadang kala
hanya bersifat instan, dan mencari yang temudah saat menghadapi sesuatu yang
sulit sehingga sesuatu masalah segera selesai. Faktor yang pertama yaitu faktor
pertemanan, memang teman ada yang baik yang membawa kita ke jalan yang benar
ada juga teman yang menjerumuskan kita ke jalan yang tidak baik, khusunya
mengajak kita untuk mencoba hal-hal yang belum pernah kita coba, disini jika ia
tidak berani untuk menolak ajakan teman yang tidak baik maka ia akan mancoba
hal baru tersebut dan terus menerus akan mencobanya sehingga menjadi ketagihan.
Faktor yang kedua adalah faktor keluarga. Faktor ini sangat
berpengaruh dalam perilaku remaja, disini keluarga menjadi peran utama untuk
membentuk karakter seseorang. Jika orang tua terlalu membebaskan sang anak,
maka sang akan berperilaku sesukanya dan tidak peduli dengan sekitarnya karena
tidak ada yang melarangnya atau menegurnya jika ia berbuat salah. Jadi keluarga
sangat penting dalam mendidik anak agar anak tidak berperilaku menyimpang.
Faktor yang ketiga adalah teknologi yang semakin canggih, disini para
remaja dapat menemukan hal-hal yang baru hanya tinggal membuka layar handphone
dan mulai mencoba apa yang dilihatnya.
Faktor keempat adalah gaya hidup, gaya hidup remaja zaman sekarang ingin
serba mewah dan mengikuti tren yang ada, tidak peduli itu berdampak buruk atau
tidak, yang penting ia bisa menikmati hidup dan dianggap gaul oleh
teman-temannya.
Faktor kelima yaitu faktor lingkungan. Remaja yang sering melihat
perilaku menyimpang di lingkungan sekitarnya maka kemungkinan terbesar remaja
tersebut terpengaruh dengan apa yang dilihatnya. Disini jika seorang remaja
tidak memiliki pola pikir yang panjang maka ia akan mudah terpengaruh. Tetapi
jika ia berfikir sebelum bertindak maka ia akan berani menolak ajakan-ajakan
yang berbau negatif.
Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang akan menjadikan negara
Indonesia menjadi negara yang maju dan taat peraturan. Dengan begitu remaja
saat ini harus dapat menghindari hal-hal yang dapat merusak masa depan.
Semua remaja pasti memiliki masa depan yang cerah, ingin mempunyai
cita-cita yang ingin dicapai.Bbahkan orang yang sudah tua pun masih mempunyai
cita-cita. Orang yang menggunakan narkoba maka akan menghancurkan masa depannya
sendiri, karena tidak mungkin seorang pecandu narkoba bersekolah atau bekerja,
seorang pecandu akan memiliki prilaku kriminal yang akan merusak masa depannya.
Jadi remaja yang fokus pada masa depannya akan berpikir panjang jika ia akan
menggunakan narkoba, sehingga para remaja jauh akan bahaya narkoba.
Pada masalah penanggulangan
penggunaan penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajartak sepatutnya para remaja
yang disalahkan. Mari kita sama-sama instropeksi diri dan tidak menyudutkan
salah satu pihak. Ibaratkan tidak ada asap jika tidak ada api yang artinya
setiap masalah pasti ada penyebabnya. Untuk para remaja yaitu para generasi
muda penerus bangsa, kuatkanlah hati dan perteguh iman serta isilah waktu
kalian dengan hal-hal positif. Jangan jadikan masa muda kalian terbuang
sia-sia. Hidup hanyalah satu kali. Wujudkanlah semua cita-cita kalian, jangan
takut untuk gagal. Tunjukkanlah pada dunia bahwa kalian bisa!
Waduh bener nih, harus jauhi yang namanya narkoba
BalasHapus